Sekapur Sirih

Hardiyanto Takula

Hardiyanto Takula

Sebuah karya, sebuah kreatifitas, sebuah kecerdasan, lahir murni sebagai pelengkap kehidupan, pemberi arti penting disetiap sisi perjalanan umat manusia, menjelaskan hal-hal yang tak jelas menjadi sebuah sejarah dalam peradaban.

Sebuah usaha, sebuah energi untuk maju dan berinovasi dan dedikasi adalah mutlak milik setiap individu, lahir secara hak dan wajib dipertaruhkan untuk mengisi kehidupan, membangun pola pikir kreatif dan positif, sehingga memberikan manfaat baik bagi dunia.

Perjalanan sebuah peradaban umat manusia, ditentukan oleh hasil dan usaha inovasi dan dedikasi umat, yang bersumber dari sang pencipta sebagai pemilik sah dan bermuara pada makhluk yang istilah sebagai pengguna (user) yang sifatnya meminjam dan dipertanggungjawabkan.

Sebuah pengetahuan, jelas dilahirkan untuk memproduksi sebuah mahakarya yang fenomenal, namun harus dengan tuntunan Sang Maha Agung yang mengatur segala sistem kehidupan mannusia dan makhluk lainnya. Akan sangat baik bila sebuah ilmu dijadikan ilham bagi orang lain, menjadi perisai untuk menjaga kepositifan pola pikir dan tingkah laku umat, sehingga menjauhkan kita dari zona kehancuran yang maha dahsyat (kiamat besar).

Lalu, bila hal itu diinginkan, apakah tuntunan hanyalah tontonan? Yang patut dituntun malah lebih ditonton? Kadang kearifan bersarang virus mematikan, menjadi alasan untuk membungkam kebenaran, menciptakan pahlawan yang mengatasnamakan HAM padahal pelanggar HAM.

Dapatkah manusia hidup tenteram, bila yang ditunjukkan hanyalah pertunjukan yang tak pantas? PR untuk kita semua, siapkah kita menghadapi kiamat yang kita inginkan?

kepala

  • Facebook
  • Print this article!
  • TwitThis
  • BlinkList
  • blogmarks
  • BlogMemes Fr
  • Blogosphere News
  • description
  • Google
  • MyShare
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • YahooMyWeb